selamat datang di blog tik sma negeri 1 selong

Selasa, 20 Januari 2009

PALESTINA dibantu ato gak ya?

Ngapain sih repot-repot turun kejalan mendukung Palestina, bikin macet jalandoang??!pake kibar-kibarin bendera mereka lagi..Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina,atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya hari ini ketika Palestina diserang. Ngapain kita(Indonesia) sibuk sendiri ?Btw, buat yang kepikir kayak gituSemoga info berikut membantu menyadarkan kita (Bangsa besar Indonesia)kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina dannegara arab lain.Dari sumber yang saya peroleh (insyaallah shahih);Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagainegara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsalain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokohTimur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.Temen-temen tau tidak bahwa gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia inidimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "DiplomasiRevolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia PusatPerkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc. M. Zein Hassan Lc.Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40,menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadapkemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untukmemutuskan sikap.Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti
besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:".., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapanselamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri keJerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radiotersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian"Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan." Syekh Muhammad AminAl-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenanmenyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia" danmemberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahuigenerasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benarmemproklamirkan kemerdekaan RI.Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuanganIndonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kayaPalestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpameminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan saya ini untukmemenangkan perjuangan Indonesia .."Temen-temen. ...berapa uang kita yang sudah diperuntukan kepada mereka yangdulu telah membantu moyang kita...?????Dukungan Mengalir Setelah ItuDi jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesiaoleh masyarakat Timur Tengah.Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yangmenewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggrismerebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan olehmasyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk parasyuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca
Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal"Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di PortSaid.Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Merekamenggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah putih -tandasolidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalaublokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air& makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewatiTerusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan.Temen-temen gimana rasannya saat melihat bendera kita di kibarkan olehbangsa lain dengan kesadaran penuh menunjukan rasa solidaritasnya. ..????karena mereka peduliWartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itudan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamarstirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besaritu kejuruan lain."Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saatini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsaArab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita.Temen-temen, setelah baca cerita ini sayapun tidak memaksa (kalau merasakeberatan) untuk turun kejalan, memberi sumbangan dana atau apalahnamannya.Saya juga belum paham betul duduk permasalah yang begitu ruwet di palestina.Setidaknya kita diingatkan bahwa kenikmatan kita hari ini, tidak lepas daribantuan moyang mereka jua.....dan saya hanya menegur diri saya sendiri,bahwa disana (palestina)sedang ada musibah kemanusiaan. SebagaimanaIndonesia puluhan tahun yang lalu.One man one dollar to save palestina!!! !!!!



(take from anyone at ketawa.com)

Selanjutnya ...